大紅燈籠高高挂 (1991)
Review film lain yg baru aku nonton LAGI seminggu lalu. “Raise the Red Lanterns”
atau dalam mandarinnya berjudul “大紅燈籠高高掛”. Film ini juga merupakan sebuah film adaptasi novella asal China yang ditulis oleh Su-Tong, berjudul “Wives and concubines”, tapi sejak film ini dirilis dan menjadi populer, cetakan buku setelahnya pun berganti menjadi nama yang sama dengan judul filmnya.
Berlatar belakang China pada tahun 1920-an, film ini bercerita ttg gadis berusia 19 tahun, Song-Lian (Lotus), yang memutuskan untuk menjadi istri ke-empat di sebuah keluarga kaya bernama Chen. Mungkin karna sempat duduk dibangku kuliah, walau hanya setengah tahun lamanya, Song-Lian memiliki sikap tegas dan berjiwa pemberontak. Di hari keluarga Chen mengirim orang dan arak2kan untuk menjemputnya, ia malah memilih berjalan kaki ke kediaman Chen. Di keluarga ini, ada terlalu banyak aturan dan tetek bengek lainnya, yg semuanya dipakai untuk menjunjung martabat lelaki, tapi merendahkan wanita.
Sepanjang film, kita dapat melihat bagaimana seorang wanita diperlakukan sebagaimana sebuah 'objek' tidak ada kebebasan, tidak ada keadilan, dan tidak ada jalan kabur. Sedihnya lagi, wanita2 dalam film ini juga memperebutkan posisi dan kasih sayang, saling menjatuhkan dan mengkhianati satu sama lain, padahal mereka sama2 merupakan korban dari sistem patriaki.
Jelas, ini adalah “The Handmaid's tale" versi china. Tapi dengan ending yang lebih menyayat hati.
Comments
Post a Comment