Teori penipuan

Dan kami sedang menipu diri masing-masing. Kami tidak dari kenyataan-kenyataan yang ada. Kami hidup dari harapan-harapan yang kita inginkan. Kami berpikir tentang mimpi-mimpi kami yang indah. Kalu gagal maka kami mulai menaksir-naksir dengan alasan-alasan yang ada. Saya merasionalisir dengan kesibukan saya karena kesulitan-kesulitan emosional ... Dan yang lain-lain punya alasan-alasan sendiri. Tapi semuanya penipuan. Dan kami harus hidup menghidupinya.



Comments